Sunday, 2 July 2017

Perusahaan bio teknologi amerika berencana menghidupkan kembali otak mati dengan sel induk

Perusahaan bio teknologi asal Amerika Serikat mengungkap rencana kontroversial, yakni menghidupkan kembali otak mati menggunakan kekuatan sel induk.


Tahun lalu, Bioquark mendapat perhatian setelah mendapatkan izin etis untuk menggunakan 20 pasien untuk penelitian di India.
Namun, percobaan itu dibatalkan setelah regulator India Menutup. Dilansir Idlscience kini, mereka kembali mengumumkan sebuah percobaan baru di Amerika Latin untuk beberapa bulan ke depan, menurut laporan baru oleh STAT News.
Dalam percobaan sebelumnya, ide dasarnya ialah menyuntikkan sel induk ke sumsum tulang belakang pasien bersama dengan koktile peptida yang menunjukkan perkembangan neuron. Mereka kemudian bertujuan merangsang otang dengan menggunakkan stimulasi saraf listrik dan terapi laser.
Sel induk, sel yang tidak berdiferensiasi berpotensi berkembang menjadi berbagai jenis sel khusus, setelah terbukti memiliki potensi besar untuk ilmu biomedis. Diharapkan teknik tersebut bisa menyembuhkan masalah terkait makulah dan rambut rontok.
Penelitian sel induk yang lebih luas pada akhirnya menjanjikan pembuatan jaringan replika fungsional dan organ untuk digunakan sebagai pengganti. Awal pertumbuhan jutaan sel otak dan otot dalam hitungan hari.

“Untuk melakukan inisiatif yang kompleks, kami menggabungkan alat pengobatan regeneratif biologis dengan perangkat medis lain yang ada dan biasanya digunakan untuk stimulasi sistem saraf pusat, pda pasien dengan gangguan kesadaran berat lainnya. Kami berharap bisa melihat hasilnya dalam 2 (dua) sampai 3 (tiga) bulan pertama,” kata Ira Pastor, CEO Bioquark Inc.
Load disqus comments

0 comments